Satu hari.

Kalau saja memang suatu saat nanti kecewa itu datang, beri aku jeda. Hidup tidak selamanya selalu memberi nafas. Ada kalanya mati suri. Supaya kita tau bagaimana rasanya. Bagaimana memulai dan mengakhiri, kesakitan, dan hidup dalam serba keterbatasan. Dan aku tidak mengukurmu hanya dari rasa kecewa. Kalaupun benar, biarkan aku putus asa untuk satu hari saja. Agar kamu menguatkanku esok hari.

Komentar tulisan or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.